Skip to main content
Wazapin

Broadcast yang dicek dulu, baru dikirim.

Sebelum tombol kirim aktif, Wazapin sudah menghitung siapa yang akan dilewati dan kenapa, mengecek template, dan mencoba variabelnya ke kontak sungguhan. Setelah terkirim, status tiap penerima bisa dilacak sampai dibaca.

Yang sering terjadi
“Kemarin blast ke 1.200 orang, tapi nggak tahu berapa yang sampai. Ada yang dapat pesan “Halo {{1}}”.”
Owner toko online, setelah broadcast pertama

Wazapin mencoba variabel template ke 5 kontak dari audiens sebelum kirim. Kalau ada yang kosong, kamu diberi tahu dulu.

3 sumber penerima: kontak pilihan, list CRM, atau segmen CRM
5 kontak contoh dipakai untuk menguji variabel template
3× percobaan ulang otomatis untuk pengiriman yang gagal sementara
5 sheet laporan XLSX: ringkasan sampai daftar yang gagal

01Coba sendiri

Ganti sumber penerima, lihat siapa saja yang tersaring.

Ubah jenis pesan ke teks bebas dan perhatikan berapa kontak yang otomatis dilewati karena di luar jendela 24 jam. Isi nilai cadangan untuk membuka tombol kirim, lalu jalankan simulasinya.

Wazapin / Campaign / Promo LebaranSimulasi
1 · Penerima

Dipakai: Pernah beli · 90 hari terakhir · 1.240 kontak

Siapa yang tidak dikirimi−40
  • Tidak punya nomor WhatsApp9
  • Sudah balas STOP / BERHENTI31
  • Di luar jendela 24 jam (teks bebas)—
  • Kena batas frekuensi 7 hari—
Penerima yang benar-benar dikirimi1.200
2 · Cek sebelum kirim
  • OKTemplate promo_lebaran ditemukan untuk nomor ini dan bahasa Indonesia.
  • 4/5Variabel {{1}} (nama) kosong di 1 dari 5 kontak contoh.
  • OKAda penerima yang bisa dijangkau.
Pratinjau per kontak
Halo Rina, koleksi Lebaran sudah datang 🌙 Diskon 15% khusus pelanggan lama sampai Minggu. Mau dikirimi katalognya?10.00 ✓✓

Angka di demo ini contoh. Aturan penyaringannya sama dengan produk.

02Cara kerja

Dari segmen sampai laporan, satu alur.

Broadcast di Wazapin memakai data CRM yang sama dengan inbox, jadi audiensnya bukan file CSV yang dibuang setelah dipakai.

  1. 01

    Pilih audiens dari CRM

    Pakai segmen yang otomatis ter-update (misalnya “pernah beli 90 hari terakhir”), list yang kamu kurasi, atau pilih kontak satu per satu.

    Kontak dari iklan juga bisa dijadikan list untuk retargeting
  2. 02

    Wazapin menyaring sebelum kamu kirim

    Kontak tanpa nomor, yang sudah membalas STOP atau BERHENTI, dan pesan teks bebas di luar jendela 24 jam tidak dihitung sebagai penerima. Batas frekuensi 7 hari bisa kamu nyalakan.

    Kalau tidak ada penerima yang bisa dijangkau, jadwal diblokir
  3. 03

    Template diuji ke kontak sungguhan

    Template dicari sesuai nomor dan bahasanya, lalu setiap variabel dicoba ke 5 kontak dari audiens. Template yang dijeda atau ditolak Meta tidak bisa dipakai kirim.

  4. 04

    Kirim sekarang atau jadwalkan

    Campaign terjadwal berjalan sendiri di jam yang kamu pilih. Kalau jadwalnya diubah, jadwal lama otomatis batal. Campaign bisa dibatalkan saat draft, terjadwal, atau sedang berjalan.

  5. 05

    Lacak tiap penerima

    Antre, diterima Meta, terkirim, dibaca, gagal, atau dilewati beserta alasannya. Yang gagal sementara dicoba ulang otomatis, sisanya bisa kamu kirim ulang setelah campaign selesai.

03Bedanya

Blast biasa vs broadcast yang bisa dipertanggungjawabkan.

TopikSebelumDengan Wazapin
Daftar penerimaExport kontak ke Excel, upload ulang setiap kali.Segmen CRM yang selalu terbaru, termasuk kontak yang baru masuk dari iklan.
Opt-outDicatat manual, sering lupa, pelanggan kesal.Balasan STOP / UNSUBSCRIBE / BERHENTI otomatis menandai kontak dan dikecualikan.
Variabel kosongKetahuan setelah pelanggan menerima “Halo {{1}}”.Diuji ke 5 kontak sebelum kirim, bisa diberi nilai cadangan.
Hasil“Kayaknya sampai semua.”Delivery rate, open rate, dan alasan gagal per penerima, bisa diekspor ke XLSX.

04Yang kamu dapat

Detail kecil yang bikin broadcast tidak jadi masalah.

Penyaringan otomatis

Penerima yang dihitung adalah penerima yang memang bisa dikirimi.

Pratinjau audiens memisahkan kontak tanpa nomor, opt-out, di luar jendela 24 jam, dan yang kena batas frekuensi. Kamu tahu angkanya sebelum menekan kirim.

Status lengkap

Delapan status per penerima

Pending, antre, diterima Meta, terkirim, dibaca, gagal, dan dilewati, plus alasan untuk yang gagal atau dilewati.

Uji kirim

Kirim ke diri sendiri dulu

Lihat tampilan pesan di HP kamu sebelum dikirim ke ribuan pelanggan.

Laporan

XLSX siap dibagikan

Ringkasan, gagal per alasan, semua penerima, hanya yang gagal, dan hanya yang dibaca, masing-masing di sheet sendiri.

Template

Builder template Meta

Buat template dengan media, tombol, carousel, atau WhatsApp Flow, lalu ajukan ke Meta langsung dari Wazapin.

06Pertanyaan

Yang sering ditanyakan soal broadcast.

Kenapa teks bebas hanya terkirim ke sebagian kontak?

Aturan WhatsApp: pesan di luar template hanya boleh dikirim ke orang yang chat dalam 24 jam terakhir. Wazapin melewati sisanya dan mencatat alasannya, jadi tidak ada pesan yang hilang tanpa jejak.

Apa yang terjadi kalau pelanggan membalas BERHENTI?

Kontak ditandai berhenti berlangganan dan dikecualikan dari campaign berikutnya. Balasan STOP dan UNSUBSCRIBE juga dikenali.

Bisa kirim ulang ke yang gagal?

Bisa. Kegagalan sementara dicoba ulang otomatis sampai 3 kali selama campaign berjalan. Setelah campaign selesai, tombol kirim ulang memasukkan lagi penerima yang gagal karena alasan yang masih bisa diperbaiki.

Bab 7 dari 8 · Cerita Toko Rina

Toko Rina tumbuh jadi enam admin. Rina tetap tahu siapa melakukan apa.

Admin baru diundang dengan menu yang sederhana, peran diubah oleh Rina sendiri, dan setiap perubahan penting tercatat.

Lanjut ke Tim →
ChatOrderTagih

3 langkah biar chat beres sampai lunas

Lihat gimana Wazapin beresin chat sampai duit masuk.

Ikutin chat asli: dari sapa pertama sampai bayar dan kamu ingetin lagi.